2 Tahun Tak Menerima Dana, 3 Orang KPM Laporkan Oknum Pendamping PKH

Editor : MULYADI

LOMBOK, disposisi.com – Oknum Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) dilaporkan ke polisi karena diduga menggelapkan Dana Bantuan Sosial milik Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Oknum pendamping PKH berinisial M diduga mencairkan langsung dana bansos tersebut dan tidak diserahkan kepada KPM yang berhak selama dua tahun dari tahun 2018 dan tahun 2019.

BACA JUGA : Kota Bandung Tidak Ada PSBB, Tapi AKB Akan,,

Dilansir dari Lombokkita.com, Tiga Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari Lepak Kecamatan Sakra Timur Lombok Timur melaporkan oknum petugas pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) dengan inisial M ke Polres Lotim, Selasa (15|9).

Pasalnya, ketiga KPM tersebut selama dua tahun (2018-2019) tidak pernah mendapatkan bantuan PKH.

Dugaan sementara, uang ketiga KPM tersebut dicairkan langsung oleh oknum pendamping PKH.

Ketiga KPM yang melaporkan oknum PKH tersebut, yaitu Sahnep, Sahir dan Nurminah. dan ketiganya telah dimintai keterangan oleh penyidik unit Reskrim Polres Lotim.

Juru bicara tiga KPM, Sumarli mengatakan dirinya mendampingi tiga KPM yang melapor ke Polres Lotim, karena sudah dua tahun tidak mendapatkan bantuan PKH, sementara rekening ATM ketiga KPM tetap cair.

“Saya bersama teman lainnya mendampingi tiga KPM datang melapor ke Polres Lotim atas ulah oknum pendamping PKH,” tegas Sumarli kepada wartawan di Polres Lotim.

Sementara oknum pendamping PKH inisial M saat dikonfirmasi mengakui perbuatannya, bahkan dirinya mengaku memiliki itikad baik untuk menyelesaikan masalah ini dan siap untuk membayar uang KPM tersebut 

Dirinya juga mengaku permaaalahan ini telah dilaporkan ke Korkah dan Korcab PKH, dan juga telah datang ke rumah KPM tersebut.

Kasat Reskrim Polres Lotim, AKP Daniel P Simangunsong saat dikonfirmasi membenarkan pihaknya telah menerima laporan untuk kemudian kami akan tindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan.

“Kami memang sudah terima laporan dan dalam penyelidikan,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *