Warga Soreang Jadi Korban Kejahatan Hipnotis Di Alun-Alun Bandung

Foto : Ilustrasi Hipnotis

Editor : MULYADI

BANDUNG, disposisi.com Faisal, warga Soreang kabupaten Bandung, mengalami tindak kejahatan hipnotis saat membagikan brosur bisnis online di sekitaran alun-alun Bandung, Sabtu (14/11/2020).

Kejadian berawal saat Faisal berniat merokok di bangku alun-alun, tapi karena dia tidak membawa korek, dia pun meminjam korek kepada orang yang berdiri di depannya.

Setelah meminjami korek, orang tersebut mengajak Faisal ngobrol, namun dalam obrolan itu, orang tersebut menuduh Faisal anggota gengster.

“Dia menuduh saya anak gengster, dia nanya apakah saya pakai motor FU yang bawa bendera, terus saya jawab bukan, saya mah pakai Scoopy polet Coca Cola,” kata Faisal saat On Air di Radio PRFM 107.5 News Channel, Minggu 15 November 2020.

Setelah itu, ujar Faisal, orang itu meminta maaf dan minta Faisal menunjukkan keberadaan motornya. Orang itu pun diajak Faisal ke Basement Alun-alun untuk memperlihatkan motornya.

Anehnya Faisal mengikuti apa yang diminta orang tersebut, dan dia mengaku saat kejadian dirinya tidak bisa berbicara dengan orang lain selain orang tersebut.

“Lalu saya diajak dia ke jembatan Cikapundung dan dia menelepon seseorang, katanya komandan dia mau datang,” tambahnya.

Singkat cerita, datanglah rekan orang tersebut yang mengaku sebagai komandan.

Si komandan itu menyuruh Faisal untuk memberikan dompet, hp, KTP, STNK dan uang kepadanya dengan alasan sebagai barang bukti bahwa Faisal bukan anggota gengster.

Setelah barang-barang tersebut dikantongi, si komandan mengajak Faisal pergi ke Polsek Regol dengan memboncengnya di motor.

Namun, Faisal mengaku dirinya tidak dibawa ke Polsek Regol melainkan diajak keliling ke Pasar Baru dan diturunkan di The Kings.

“Pas di The Kings, dia bilang katanya ada atasannya, dan menyuruh saya tunggu disana. Saya lalu menunggu, tapi beberapa menit belum ada juga. Pas saya ke depan, saya baru sadar. Saya pun lapor ke Satpol PP yang ada disana, tapi diminta untuk melapor ke Polsek Regol,” katanya.

Setelah itu, segera dia pergi ke Basement Alun-alun untuk melihat motornya. Tapi pas tiba disana, motornya sudah hilang dibawa pergi pelaku.

Sumber : Facebook @Infobaleendah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *