Anne, Penyandang Disabilitas Di Kelurahan Cikutra, Belum Pernah Menerima Bansos

Weni dan anaknya (Anne) penyandang disabilitas yang belum tersentuh bantuan

MULYADI

BANDUNG, disposisi.com Weni Winarsih (58), warga yang tinggal di RT 2 RW 7 kelurahan Cikutra Kecamatan Cibeunying Kidul berkeluh kesah pada disposisi.com, tentang Bantuan Sosial yang tidak permah dia dapatkan sama sekali, Rabu (18/11/2020).

Ibu dengan 4 orang anak yang salah satunya penyandang disabilitas Anne $aparinda (17), tinggal dirumah kontrakan dengan mengandalkan pemberian dari tetangga dan kerabat untuk kebutuhan hidup sehari-hari.

Weni setiap hari harus mengkonsumsi obat untuk meringankan sakit pada tulang bekas kecelakaan pada masa lalu, dan juga sekaligus berjuang bersama anaknya yang menyandang disabilitas dalam keadaan ekonomi yang sangat memprihatinkan, sedangkan suaminya sudah bertahun-tahun tidak ada kabar berita tentang keberadaanya.

Menurut Weni, sejak terjadi Covid-19 sampai sekarang, dia belum pernah sama sekali menerima bantuan dari pemerintah, dengan pandangan yang sedikit terganggu di matanya, dia hanya bisa mengandalkan belas kasihan para tetangga untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-harinya.

“Untuk makan dan bayar kontrakan tiap bulannya saya harus cari-cari pinjaman dan kadang dikasih oleh teman atau tetangga” Tuturnya.

Weni berharap bisa segera mendapatkan bantuan (Bansos) dari pemerintah seperti warga yang lain, apalagi dia harus menanggung seorang anak perempuan penyandang disabilitas yang sekarang sudah berusia 17 tahun.

“Ada yang ngasih tahu kalau penyandang disabilitas bisa dapat bantuan dari pemerintah, tapi sampai sekarang kami belum pernah sama sekali menerima bantuan itu” Ujar Weni dengan wajah penuh harap.

Sebelum tinggal di wilayah kelurahan Cikutra, dia sempat tinggal di Gang Bunga kelurahan Cicadas, dan pernah berniat mengajukan permohonan bantuan melalui tetangganya, sekitar 6 bulan yang lalu, tapi sampai sekarang belum ada kabar, malah KK dan berkas aslinya masih dibawa sama orang tersebut.

“Kartu Keluarga yang asli masih dibawa orang itu, tiap saya minta selalu dijanjikan besok-besok terus sampai sekarang belum diberikan sudah sekitar 6 bulanan” Terangnya.

Permasalahan Weni dan anaknya sebagai penyandang disabilitas serta kehidupan ekonominya yang kekurangan ini sudah seharusnya menjadi perhatian kita semua, khususnya pihak pemerintah kewilayahan (kelurahan dan kecamatan).

Dalam masa pandemi dimana kebanyakan warga biasa yang terdampak sudah menerima bansos, sangat ironis bila Weni dengan anaknya masih belum juga menerima bantuan, dibutuhkan uluran tangan dari pejabat setempat agar proses bantuan untuk keluarga penyandang disabilitas ini bisa dipercepat.

Weni saat ini tinggal di kontrakan wilayah RT 2/ RW 7 Kelurahan Cikutra, (kontrakannya bersebelahan dengan dagangan Bubur pak Kumis).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *